Bekraf Buka Akses Permodalan 150 Startup di Bandung


Jakarta – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melatih 150 pengusaha rintisan (startup) digital dan non digital di Kota Bandung guna mempersiapkan diri mengakses permodalan non bank melalui workshop Startup Get Funded.

Workshop bertema ‘Startup Pitching to Access Financing’ ini digelar di Hotel Best Western Premier La Grande Bandung, Jawa Barat. “Permodalan menjadi salah satu kendala startup dalam memulai maupun mengembangkan bisnis. Untuk itu, kami menggelar workshop ini guna meningkatkan akses permodalan non perbankan startup kita,” ungkap Deputi Akses Permodalan Bekraf Fadjar Hutomo, melalui siaran pers, Jumat (25/5).

Tak cukup sampai disitu, melalui workshop tersebut Bekraf juga berupaya meningkatkan pemahaman startup tentang permodalan non bank dan investor sebagai alternatif pembiayaan. Dengan mengikuti workshop ini, startup diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan investor melalui pitch deck komunikatif dan pitching menarik.

“Sebab, workshop ini akan memberikan pemahaman tentang pola pikir investor sehingga para startup bisa mengetahui apa saja yang perlu mereka tampilkan di pitch deck maupun pitching guna menarik minat investor,” imbuh Fadjar Hutomo.

Penulis Get Funded Now Nalin Singh menyampaikan dua hal, pertama Indonesia memiliki bonus demografi yang bisa dimanfaatkan sebagai peluang bisnis bagi startup. Jumlah middle class society yang didominasi generasi muda pengguna e-commerce menjadi pangsa pasar cukup besar.

Kedua, Nalin menekankan return on investment selalu menjadi parameter investor sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Beberapa hal yang mereka ingin ketahui saat mendengarkan picthing antara lain market, kompetitor, produk, tim, dan rencana kebutuhan investasi beserta penggunaannya.

Direktur Orbit Ventura George Siregar menjelaskan, scale up juga penting untuk dipersiapkan, dimana startup perlu menetapkan tujuan yang jelas dengan target waktu tertentu dan menggunakan data serta fakta untuk mengukur profit. “Ide adalah hal mudah, hal sulit adalah eksekusi bisnis,” kata George.

Komentar Anda
6 recommended
comments icon 0 comments
16 views
bookmark icon

Write a comment...