Dicari, Figur Pemimpin Kota Malang Yang Peduli UMKM


Paguyuban Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Malang, Jawa Timur berharap pemimpin Malang mendatang adalah figur yang peduli terhadap nasib UMKM.

Ketua Paguyuban UMKM Kota Malang Septarina Eko Dewi mengatakan selama ini sektor UKM di Malang berkembang dengan pesat. Namun hal itu belum sepenuhnya mendapat dukungan dari pemerintah daerah.

“Akibatnya jika terjadi perubahan regulasi seperti kenaikan tarif dasar listrik (TDL) maupun bahan bakar minyak (BBM) misalnya kelangsungan usaha menjadi rentan terkena dampak,” kata Septarina, di Malang, seperti dilaporkan Bisnis Jatim pada Minggu (12/5/2013).

Karena itu pihaknya menaruh harapan besar agar pemimpin Malang yang terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 23 Mei adalah figur yang punya kepedulian tinggi terhadap UMKM di Malang.

Dalam hal ini mampu memasilitasi dan memberi ruang gerak yang lebih kepada pelaku UMKM di Malang melalui berbagai stimulus seperti ajang pameran, pembinaan, serta fasilitas modal. Mengingat tidak sedikit diantara pelaku UMKM tersebut yang relatif masih belum bisa berkembang dengan baik.

“Tanpa peran dari pemerintah daerah mustahil sektor UMKM di Malang bisa tumbuh dan berkembang sesuai harapan,” jelas dia.

Selain itu paguyuban juga berharap walikota yang baru juga mampu menjaga pertumbuhan perekonomian Kota Malang yang menunjukkan tren kenaikan dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan bisa dikata pertumbuhan perekonomian Kota Malang di atas nasional.

Saat ini jumlah pelaku UMKM yang bergabung ke dalam paguyuban sebanyak 200 orang. Dari jumlah itu 50% diantaranya adalah pelaku usaha di bidang kuliner. Dan mereka itulah yang paling rentan terkena dampak regulasi seperti kenaikan TDL misalnya.

Apalagi keberadaan sektor UMKM di Kota Malang sudah didukung oleh peraturan daerah (perda) yang harus dikembangkan dan dilindungi. Karena itu paguyuban berharap agar pemkot memberikan perhatian dan masilitasi agar sektor mikro bisa bertahan dan berkembang di tengah kondisi yang ada saat ini. (rei)

Komentar Anda
4 recommended
comments icon 0 comments
100 views
bookmark icon

Write a comment...