Laris, Hunian Mastery By Crown Group Diprediksi Melebihi Target Pejualan


Jakarta – Komisaris dan CEO Crown Grup, Iwan Sunito menyatakan target penjualan projek hunian Mastery by Crown Group di Waterloo Sidney, Australia akan melebihi target. Hal itu merujuk pada tingginya minat pembeli dari Indonesia.

Sebetulnya yang saya cukup surprise adalah orang yang sudah tertarik dari Indonesia sudah melebihi target kita. Jadi so far sudah ada 15 pembeli, berarti ya 15 juta dolar penjualan, padahal target kita ini sebenarnya cuma 20 juta dolar jadi so far masih ada 4 minggu lagi launcing, jadi I will not be supprise kalau tercapai dan mungkin lebih lagi,” ujar Iwan Sunito dalam jumpa pers di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (19/10/2018).

Iwan menyebutkan, tingginya minat terhadap property di Australia dikarenakan iklim investasi di negeri kangguru itu yang menjanjikan ditengah kondisi perekonomian global yang memburuk. Selain itu, faktor melemahnya rupiah juga sering membawa dampak positif bagi Australia, karena nilai tukar mata uang Australia terbilang lebih stabil dibanding Indonesia.

“Makronya, di Australia itu ekonominya stabil, poltik stabil, kerjaan banyak, so every body from Asia kalau dikasi kesempatan mau pindah ke Australia. Karena itu, banyak sekali investor kita, kita training untuk investasi long term,” ujarnya.

Proyek terbaru Crown Group di kawasan Waterloo di Sydney ini merupakan hasil kolaborasi dua arsitek papan atas. Sosok legenda yang berbasis di Tokyo dan figur favorit Dezeen, Kengo Kuma dan arsitek Jepang, Koichi Takada, yang lahir di Tokyo, tetapi berdomisili di Sydney.

Koichi berbagi visi dengan Iwan Sunito untuk “mengubah Waterloo dari kawasan industri pinggiran yang tidak memiliki karakter menjadi sebuah oasis perkotaan yang hijau dengan budaya lokal yang dinamis.

“Kami memiliki visi yang menarik untuk area kota ini yang dapat memperkaya daya tariknya sebagai tujuan gaya hidup. Inti dari transformasi ini adalah untuk membangun dan menumbuhkan komunitas baru di Waterloo, yang berfokus pada gaya hidup resor dan hubungan mendalam dengan alam, ”kata Sunito.

Pengerjaan konstruksi Hunian Waterloo dijadwalkan selesai pada tahun 2021. Penjualan apartemen untuk Mastery by Crown Group dengan harga mulai Rp. 6 milyar itu akan dimulai pada 17 November dengan marketing gallery yang terletak di 30-36 O’Dea Avenue, Waterloo.

Terletak di 48 O’Dea Avenue Waterloo, Mastery by Crown Group akan terdiri dari 384 unit apartemen mewah, dengan fasilitas penghuni bergaya resor termasuk kolam renang tanpa batas yang menjorok  di puncak menara, ruang olahraga dan ruang komunitas, serta area ritel di lantai dasar yang terdiri dari campuran restoran, kafe dan pertokoan.

 

 

Komentar Anda
comments icon 0 comments
5 views
bookmark icon

Write a comment...