Lawless Garage Jakarta, Bisnis Motor Custom Berawal Dari Hoby


Jakarta – Bagi para pecinta motor custom, nama Lawless GarageJakarta  (LGJ) sudah tak asing lagi. Bengkel motor custom yang berdiri sejak tahun 2015 ini telah menghasilkan deretan motor custom yang keren dan ciamik.

Adalah Yusuf Abdul Jamil, sosok yang berada dibalik LGJ. Pria yang akrab disapa Ucup ini menuturkan, bisnis motor custom yang dikelolanya berawal dari hobi. Tahun 2008 ia mulai mencoba membangun motor custom di rumahnya, dibilangan Tanjung Barat, Jakarta Selatan.

“Awalnya dari hoby, tahun 2008 ngerjain motor sendiri, kemudian banyak orang suka gaya motor kita terus minta dibikinin,” ujar Ucup saat ditemui Mikronews dalam sebuah event di Jakarta, Sabtu (12/05/2018).

Ucup juga masih mengingat klien pertama LGJ dimasa-masa awal berdirinya yakni seorang anak muda yang ingin membangun motor racer dari Honda 90.

“Klien pertama, tahun 2008 itu kita masih ingat, namanya Thimoty, dia bikin motor Honda 90 racer,” ujarnya mengenang.

Pada awal berdirinya LGJ, lanjut Ucup, pengerjaan motor masih dilakukan di garasi rumah, selain itu manajemen bengkel LJG pun masih belum baik. Namun saat itu selain bengkel LGJ, dirinya juga membuka toko pakaian untuk para pengguna motor custom. Hanya saja, permintaan untuk membuat motor custom yang makin banyak membuat dia memutuskan untuk membuka bengkel motor custom.

“Order ngebangun motor custom waktu itu makin ramai, akhirnya kami putuskan untuk mendirikan bengkel sendiri, di Gandul, Depok, itu tahun 2015,” ujarnya.

Kapasitas produksi bengkel LGJ saat itu hanya 12 motor custom dalam satu tahun. Untuk sekarang, Ucup menarget tiga projek motor custom per tiga bulannya. Ini dikarenakan bisnis motor custom yang berbeda dengan bisnis modifikasi.

Jika modifikasi hanya beli part motor dan memansang, sedangkan motor custom harus membangun dari awal.

“Karena untuk bangun motor custom kan nggak sebulan jadi, dari kita belanja, bikin body aja udah makan waktu dua  sampe tiga minggu, finishing aja satu minggu, jadi ngerjainnya kita ambil 3 bulan, 3 motor. Kalo custum kan bikin semua, body,  semua bikin, frame juga bikin,”  jelasnya..

Sebagai bengkel custom ternama di Jakarta, Ucup mengaku pernah mengejakan motor custom dengan total bujet mencapai 200 jutaan. Saat itu ia dan tim mengerjakan motor custom jenis Harley Davidson.

“Paling mahal kita pernah ngerjain sampe 200 juta, motor Harley, kita bangun dari mesin, frame, body, semuanya,” jelasnya.

Ucup mengaku LGJ juga pernah membangun motor custom dengan bujet yang tidak besar. Sebagai pecinta motor custom, baginya yang penting pelanggan senang dan tentunya cocok dengan style LJG.

“Kita pernah bikin RX King, cuma habis 15 jutaan, itu udah sama motor dan bahan, tinggal terima jadi. Berapa pun yang penting yang punya seneng, kita cocok, ok kita kerjain,” tutupnya.

 

Komentar Anda
11 recommended
comments icon 0 comments
50 views
bookmark icon

Write a comment...