Mandaya Royal Hospital Puri Telan Investasi 1,1 Triliun


Jakarta – Mandaya Hospital Group mulai membangun Mandaya Royal Hospital Puri (MRHP) yang berlokasi di sekitar Puri Indah Jakarta Barat, tepatnya di CBD area kompleks perumahan Metland Cyber Puri. Tidak tanggung-tanggung, untuk menghadirkan layanan terbaik bagi pasien dan keluarga, Mandaya Hospital group menginvestasikan Rp 1,1 trilliun.

Pembangunan Mandaya Hospital Puri telah dimulai sejak bulan Agustus 2018 dan direncanakan akan beroperasi secara bertahap pada awal 2020. Investasi Rp. 1,1 triliun kami gunakan untuk  untuk membangun dan menyiapkan peralatan medis,” ujar Dr. Benedictus R. Widaja, MBChB (UK), President Direktur Mandaya Hospital Group usai acara grund braking, Sabtu, (20/10/2018).

MRHP merupakan rumah sakit dengan paradigma baru dalam pelayanan kesehatan masyarakat dengan lebih mengutamakan kualitas pelayanan, sehingga pasien dan keluarganya akan merasakan pengalaman yang berbeda dengan apa yang selama ini dirasakan di rumah sakit lain.

“Di MRHP, dari sekarang kita sudah mulai pikirkan, dari segi disain misalnya apa itu kebutuhan pasien, apa itu kebutuhan keluarga. Dari segi pelayanan, nanti kita banyak sistem-sistem, kita banyak celah-celah untuk kita bisa memenuhi kebutuhan pasien dan keluarga,” ujarnya.

Rumah Sakit ini memiliki sekitar 400 tempat tidur untuk rawat inap, 10 Ruang Operasi, 100 ruang rawat jalan, dan fasilitas penunjang lainnya, seperti Gym, Restoran, Kedai Kopi, toko-toko, dll.

“Kita punya loby lounge yang besar, salah satu keunggulan kita juga, kita punya welcome center dimana pasien yang datang dari luar kota ataupun dari luar negeri bisa datang kesana dan kita akan urus dari A sampai Z, bukan hanya pelayanan medis, tetapi pelayanan non medis juga akan kita siapkan,” jelasnya.

Saat ini Mandaya Hospital Group telah memiliki satu rumah sakit yaitu Mandaya Hospital Karawang dengan 200 beds dengan keunggulan di bidang Trauma dan Jantung.

Mandaya Hospital Group telah menyiapkan rencana investasi untuk mengembangkan rumah sakit berkualitas di beberapa kota besar di Indonesia dan siap menggelontorkan dana investasi sampai USD 150 juta atau setara Rp. 2,25 Triliun.

 

Komentar Anda
3 recommended
comments icon 0 comments
4 views
bookmark icon

Write a comment...