NS Karikatur, Sukses Berkat Jeli Manfaatkan Peluang


Jakarta – Kejelian melihat sebuah peluang menjadikan usaha yang dirintis bisa berkembang baik. Ini pula yang dialami Anisa P. Simatupang, yang menekuni bisnis karikatur yang dibuat di berbagai media dengan memanfaatkan efektifnya pemasaran secara online.

Dara yang akrab disapa Ninis ini memulai bisnisnya karikatur online di tahun 2012. Saat itu, ia melihat peluang berbisnis karikatur yang sering dijadikan sebagai alternatif hadiah pada momen tertentu.

“Ini kan peluang, memberi hadiah ke orang dengan harga yang bisa dipatok kan ga enak, apalagi buat orang dekat, misalnya jam kan udah biasa, atau sepatu, tas bermerk tapi mahal banget harganya, tapi juga mau yang murahan juga ga enak. Saya liat ini sebuah peluang,” ujarnya saat ditemui Mikronews di Depok, Minggu, (03/12/2017).

Ninis menuturkan, awalnya ia berkonsentrasi pada penjualan online di Facebook, karena saat itu masih sedikit yang berjualan di Instagram, namun kini ia memanfaatkan hampir semua media sosial sebagai alat jualannya.

“Saya berjualan secara online aja, jadi bener-bener basic digital marketing, awalnya kan dulu facebook belum ada instagram, instagram sedikit banget tuh yang jual,” katanya

Produk karikatur online milik Ninis memang punya ciri khas tersendiri, pelanggan bisa memesan dalam bentuk jadi diberbagai media seperti bantal, frame, tas atau mug, pelanggan juga bisa memesan karikatur dalam bentuk digital. Soal harga, karikatur online Ninis cukup bersaing, mulai dari harga Rp. 150 ribu sampai dengan Rp. 500 ribu.

“Kita by order aja, kalo mau digital aja, yang dikirimkan by email, solf copynya, kalo mau pesen di bantal, frame, tas, mug itu bisa. Kalo range harganya kita hitung per kepala, dari 150 ribu sampe 500 ribu. Beda-beda, karena ada yang hanya siluet yang hitam putih, karikatur full dari atas sampe bawah,” katanya.

Saat ini usaha karikatur online milik Ninis telah berkembang pesat. Dari yang hanya dikerjakan sendiri, kini Ninis telah memeliki beberapa orang pekerja. Omzet penjualan pun cukup besar, mencapai 2 hingga 10 juta perbulan tergantung pesanan.

“Sekarang alhamdulillah, dari yang awalnya manual hanya gambar sekarang digital, dari yang awalnya kerjasendiri, sekarang sudah ada yang kerjsa sama saya, omzetnya lumayan bisa buat bayar cicilan rumah,” tutupnya.

 

Komentar Anda
10 recommended
comments icon 0 comments
116 views
bookmark icon

Write a comment...