Waroeng Mojok, di Pojokan Bukan Masalah


Jakarta – Dalam memulai usaha, calon entrepreneur bukan hanya harus memikirkan target dan strategi pasar, tetapi juga lokasi usaha. Khususnya usaha kuliner.

Lokasi merupakan faktor yang signifikan untuk dipertimbangkan dalam memulai usaha kuliner. Namun, berbeda dengan kebanyakan orang, Salmawati seorang entreprenueur muda justru membangun sebuah kafe dipojokan gang. Bahkan kafe tersebut bersentuhan tembok dengan rumah warga sekitar dikawasan Cililitan, Jakarta TImur.

“itulah kenapa saya namakan Waroeng Mojok, memang mojok tempatnya, tapi menurut saya malah lokasi ini justru bawa hoky,” ujar wanita yang biasa disapa bunda Salma itu sambil tersenyum.

Waroeng Mojok merupakan kafe yang ada di sudut jalan perkampungan di Cililitan Besar. Karena lokasinya yang benar-benar terpencil tak jarang membuat penduduk abai akan keberadaan kafe ini.

Namun, hal itu tidak mengganggu jalannya bisnis Bunda Salma. Buktinya, selalu saja banyak anak muda yang terkadang rela datang jauh-jauh ke Waroeng Mojok.

Kafe yang dikelola oleh Bunda Salma ini buka setiap hari  selasa – sabtu dari jam 14.00 – 23.00. Dengan menu andalan yaitu chicken hot dan nasi gorengnya.

“Sebenarnya dulu memang namanya kafe mojok, tapi pak lurah melarang penggunaan nama ‘kafe’ di kampung ini. Alasannya sih karena kafe itu identik dengan kehidupan malam.” ujarnya.

Meskipun sudah berganti nama, orang-orang tetap saja masih menyebutnya ‘Kafe Mojok’.

Dilihat dari interiornya, Waroeng Mojok ini benar-benar seperti kafe yang sedang hype di kalangan anak muda. menurut Bunda Salma, interior kafe berupa gambar dibuat oleh anak remaja sekitar.

Untuk urusan promosi, Bunda Salma dan anak buahnya mengandalkan informasi lewat mulut ke mulut dan juga tentunya media sosial.

“Kita pake akun medsos pribadi saya dan karyawan untuk promo,” jelasnya.

Meski lokasinya mojok, namun soal omzet ternyata cukup menggiurkan. Keuntungan bersih yang didapat bisa mencapai 8 juta perbulan.

“Kalau lagi ramai, bisa Rp. 8 jt bersih per bulan.. Ya naik turun sih,’ jelasnya.

Hal menarik lainnya dari Warung Mojok dalah latar belakang para karyawan di Waroeng Mojok tersebut. Bunda Salma tidak hanya bisnis semata, tapi juga memberdayakan remaja sekitar yang belum memiliki pekerjaan.

“Sayang masih muda malah cuma nongkrong aja, jadi Bunda ajak aja kerja. Alhamdulillah bunda percaya sama mereka. dan mereka sangat kreatif. Semua gambar di tembok ini hasil karya mereka semua,” Tutupnya. (Naza Herliza)

 

Alamat lengkap Waroeng Mojok :
Jalan Mushola Al-Musawa RT 15 RW 2 no. 107
Kelurahan Kebon Pala
Kecamatan Makasar
Jakarta Timur

Komentar Anda
comments icon 0 comments
7 views
bookmark icon

Write a comment...